Jangan lagi marah
Ibu
Ibu
Tiga malam aku
tunggui kepulanganmu
tunggui kepulanganmu
Diantara derasnya
serbuan rasa rindu
serbuan rasa rindu
Besok dentuman bedug bertalu-talu
Lebaran telah tiba Ibu
Tapi belum juga kau jahit baju baru
Malam ini aku menangis Bu
Karena adiku tak punya baju
Gemeretak roda kereta
Lalu lalang pedagang kaki lima
Menambah gelisah kian sendu
Kutatap jendela kereta satu-satu
Barangkali ada wajah Ibu
Tapi hingga senja berlalu
Hanya peluit kereta yang berlagu
Ibuuuu, Ibuuuu
Aku berjanji tak kan buat Ibu marah lagi
Pulanglah Bu, rindu kami selalu
menanti
menanti
No comments:
Post a Comment