Sepucuk daun teh yang kuseduh
Membawaku ke lembah rindu
Damar kasiyan.....
Jangan buang kenanganmu
Masih kurasa
Belai lembutmu
Saat menyentuhku
Ada telaga di mata itu
Harusnya tidak lagi
Kurangkai bayang-bayang
Biarlah hembusan angin
Merengkuhmu dari anganku
Tapi....
Tetap saja ku tak rela
Ranting-ranting teh itu
Patah berserak
Menghancurkan setiaku
No comments:
Post a Comment