Dalam satu mulut tertawa
Dalam duka mata berkaca
Waktu langkah satu-satu
Ada batu semangat tak mati kutu
Ada lubang jati diri tak hilang
Terseok-seok
Menyusuri jalan terjal berkelok
Jatuh bangun namun tetap tekun
Demi kau
Demi aku
Demi Tuhan
Teruslah berjuang
No comments:
Post a Comment