Di suram matamu
Kau merantai beban dan waktu
Ku tahu...
Kau masih berupaya meniduri luka
Hari esok, kini yang terukir
Di senyum ramahmu
Mendepani gemetar siang gelisah malam
Ku tahu...
Kau adalah ladang kesabaran
Tegak teguh merimbuni pohon ketabahan
Masa datang yang terpancar
Ku tahu...
Kau tak rela daun-daun harapan
Gugur luluh menampar genngaman
No comments:
Post a Comment