Aku sesali tentang itu...
Tentang kenangan yang tertunda
Dimana senyum menjadi nyawa
Yang mengalir dalam setiap nadi
Sekarang apa?
Tetap saja kenangan itu
Hanya secercah fata morgana
Yang tak jua bisa aku raba
Aku mulai lelah
Kala desiran kabut senja
Pelan merayap
Menyingkap tirai kenangan
Yang kian renta
No comments:
Post a Comment