Sagara Shanum,
Kau tak pernah menangis
Karena kau terlalu lembut
Tuk mengenal kejamnya pertengkaran
Kau terlalu halus
Tuk meraba kasarnya dunia
Kau terlalu manis
Tuk merasakan pahitnya kehidupan
Kau terlalu lemah
Tuk tapaki terjalnya perjuangan
Kau terlalu indah
Hingga tak terjamah
Sagara Shanum
Mungkin tangan-tangan kami terlalu kotor
Hingga kami tak layak
Menyentuh pipimu
Membelai rambutmu
Menyuapi bibirmu
Menggendong manjamu
Karenanya
Kau lebih memilih lelap
Dalam keabadian
No comments:
Post a Comment