Tadi pagi kamu marah.
Aku bersyukur dan gembira terima kemarahanmu.
Teruslah marah jangan berhenti.
Karena jika aku ikhlas terima perlakuanmu maka Allah akan pindahkan semua kebaikan dan pahala yang kau miliku ke dalam hidupku.
Semoga aku selalu tetap dalam kesabaran, ketabahan supaya Allah ridho akan hidupku.
Dan sebaliknya aku ikhlas jika semua keburukan, penyakit, kemiskinan dan semua sifat burukku berpindah ketanganmu.
Ambilah semuanya jangan ada yang yang tersisa.
Dan biarkan aku hidup dalam kedamaian, keberuntungan, kemuliaan dengan segala anugrah dariNya.
Teruslah marah setiap hari.
Kamu tidak tahu bahwa dengan kemarahan maka sistim imun dalan tubuh menurun.
Dan semua penyakit disertai segala rasa sakit dengan mudah hinggap ditubuhmu.
Dan teruslah begitu setiap hari.
Aku senang kok.
Yang perlu aku lakukan hanyalah menjaga emosiku supaya tidak terpancing.
Jika berhasil setiap hari, sudahlah cukup bagiku tuk menggapai ridhoNya.
Karena aku berharap jika Allah ridho dengan hidupku maka Allah kabulkan semua do'a dan permohonanku.
Pamrih?
Boleh kok pamrih terhadapNya.
Bahkan jika aku tidak pernah meminta dalam do'a maka aku takut dianggap sombong.
Memang tanpaNya aku bukanlah apa-apa
Dan tanpa kekuatan dariNya aku tiada berdaya.
Tentu hanya Dia tempatku mengadu setiap hati tersakiti.
Aku percaya Allah sayang padaku.
Aku percaya Allah selalu lindungi aku.
Allah sebaik-baik wakil yang mengatur segala urusan.
Dan semua urusanku berharap Allah selalu terlibat didalamnya.
Dan Allah selesaikan dengan akhir "akan indah pada waktunya"
Jadi, aku takkan ragu menghadapi kemaranmu dengan senyuman.
Meski sulit tapi aku akan belajar.
Karena hadiah dari kesabaran adalah syurga.
Maka aku ingin meraihnya.
Jika kamu tidak pernah memiliki pemahaman ini maka itu adalah deritamu.
Tanggunglah sendiri dengan segenap kemarahan dan murkamu.
Teruslah begitu setiap hari.
Aku senang kok karena aku punya media buat melatih kesabaran.
Dan setiap hari aku kan tersenyum melihat seringai buasmu.
Teruslah begitu, teruslah begitu selamanya.
No comments:
Post a Comment