Aku lelah
Letih....
Sendiri
Menapak titian
Dalam terpaan angin kencang
Berjalan terhuyung
Berharap tangan kokoh merengkuh
Tapi
Tubuh ini masih saja
Melangkah dalam sedih
Dimanakah lentera?
Andai aku bisa
Meninggalkan kabut
Menembus awan
Dan
Menemui cahayaMu
Tuesday, March 10, 2015
Tuesday, February 24, 2015
Atas KuasaNya...
Atas KuasaNya....
Seribu tangan menamparmu
Berpasang mata menatapmu
Semua telunjuk menudingmu
Kasihan....
Sebagian bilang begitu
Tetapi
Sebagian yang lain mengatakan
Rasakan
Memang begitulah seharusnya
Semua terjadi atas kehendakNya
Tidak satupun kejadian karena "kebetulan"
Jadi
Jika hari ini kau menangis
Memang begitulah rencanaNya
Bukan karena orang lain
Tetapi
Semua karenamu
Dan
Balasan yang adil bagimu
Itu
Baru sebagian teguran dariNya
Akan ada ribuan kejutan bagimu
Jadi
Tunggulah
Seribu tangan menamparmu
Berpasang mata menatapmu
Semua telunjuk menudingmu
Kasihan....
Sebagian bilang begitu
Tetapi
Sebagian yang lain mengatakan
Rasakan
Memang begitulah seharusnya
Semua terjadi atas kehendakNya
Tidak satupun kejadian karena "kebetulan"
Jadi
Jika hari ini kau menangis
Memang begitulah rencanaNya
Bukan karena orang lain
Tetapi
Semua karenamu
Dan
Balasan yang adil bagimu
Itu
Baru sebagian teguran dariNya
Akan ada ribuan kejutan bagimu
Jadi
Tunggulah
Friday, February 20, 2015
Akhirnya......
Akhirnya ....
Kau terkulai lemah
Tak berdaya
Kau menghiba
Memohon
Mengemis belas kasihku
Siapa kau?
Aku tak peduli
Mau apapun kau
Bukan urusanku
Meski matamu bersimbah tangis
Aku hanya berharap
Semoga
Bukan aku yang mengeksekusi kau
Supaya sadar
Betapa buruknya perilaku kau
Dengar kataku
5 tahun lagi
Kau bakal jatuh
Tersungkur
Dan... Hancur
Bila saat itu tiba
Aku bahkan tidak tau
Harus lega atau kasihan
Sekalipun kau cium telapak kakiku
Tak kan kuberi apa yang kau mau
Supaya kau rasakan
Betapa sakitnya aku
Karena egomu
Puassss?????
Kau terkulai lemah
Tak berdaya
Kau menghiba
Memohon
Mengemis belas kasihku
Siapa kau?
Aku tak peduli
Mau apapun kau
Bukan urusanku
Meski matamu bersimbah tangis
Aku hanya berharap
Semoga
Bukan aku yang mengeksekusi kau
Supaya sadar
Betapa buruknya perilaku kau
Dengar kataku
5 tahun lagi
Kau bakal jatuh
Tersungkur
Dan... Hancur
Bila saat itu tiba
Aku bahkan tidak tau
Harus lega atau kasihan
Sekalipun kau cium telapak kakiku
Tak kan kuberi apa yang kau mau
Supaya kau rasakan
Betapa sakitnya aku
Karena egomu
Puassss?????
Wednesday, February 18, 2015
KETAKUTANMU
Lihatlah ketakutanmu
Kau takut aku sukses
Kau takut aku senang
Kau takut aku terbang
Kau takut aku bersinar
Hay.............................
Karena ketakutanmu
Kau panik
Kau stress
Kau histeris
Bahkan kau jadi gila
Maka
Nikmatilah derita karena ketakutanmu
Rasakanlah sakitnya karena kebencianmu
Genggamlah resah karena keculasanmu
Sementara aku
Akan selalu berdo'a
Untuk kejayaanku
Untuk keselamatanku
Untuk kesuksesanku
Untuk kemuliaanku
Aku percaya
Allah kabulkan do'aku
Karena
Aku memintaNya
Aku memohonNya
Aku mengharapNya
Jadi
Aku siap hadapi kamu
Aku siap berpacu melawanmu
Aku siap bertempur menjatuhkanmu
Akan kubuktikan
Dengan karya2ku
Dengan pena tajamku
Dengan ilusiku
Dengan inspirasiku
Dengan kreasiku
Dengan inovasiku
Tak kan kubiarkan
Kau menghinaku
Kau menginjak harga diriku
Jadi
Tunggulah
Aku Pasti membunuhmu
Dengan sekarung kesabaranku
Kau takut aku sukses
Kau takut aku senang
Kau takut aku terbang
Kau takut aku bersinar
Hay.............................
Karena ketakutanmu
Kau panik
Kau stress
Kau histeris
Bahkan kau jadi gila
Maka
Nikmatilah derita karena ketakutanmu
Rasakanlah sakitnya karena kebencianmu
Genggamlah resah karena keculasanmu
Sementara aku
Akan selalu berdo'a
Untuk kejayaanku
Untuk keselamatanku
Untuk kesuksesanku
Untuk kemuliaanku
Aku percaya
Allah kabulkan do'aku
Karena
Aku memintaNya
Aku memohonNya
Aku mengharapNya
Jadi
Aku siap hadapi kamu
Aku siap berpacu melawanmu
Aku siap bertempur menjatuhkanmu
Akan kubuktikan
Dengan karya2ku
Dengan pena tajamku
Dengan ilusiku
Dengan inspirasiku
Dengan kreasiku
Dengan inovasiku
Tak kan kubiarkan
Kau menghinaku
Kau menginjak harga diriku
Jadi
Tunggulah
Aku Pasti membunuhmu
Dengan sekarung kesabaranku
Thursday, February 5, 2015
KAU
Hari ini kejahatanmu sudah melewati batas
Setiap saat kau sebarkan fitnah disegala penjuru jurusan
Aku terima perlakuanmu
Tapi aku tau
Tuhanku tidak akan rela melihatku tersakiti
Ingatlah akan hari pembalasan
Bahkan hari pembalasanmu
Pasti sudah tertulis dalam kitabNya
Aku percaya keadilanNya
Aku yakini kasihNya
Aku berlindung kepadaNya
Dari kedholimanmu
Dari kedengkianmu
Dari kemunafikanmu
Dari tipu dayamu
Dari sumaph serapahmu
Dari caci dan makianmu
Dari buruknya sikapmu
Aku mohon ridho Tuhanku
Aku berharap itu
Semoga
Setiap saat kau sebarkan fitnah disegala penjuru jurusan
Aku terima perlakuanmu
Tapi aku tau
Tuhanku tidak akan rela melihatku tersakiti
Ingatlah akan hari pembalasan
Bahkan hari pembalasanmu
Pasti sudah tertulis dalam kitabNya
Aku percaya keadilanNya
Aku yakini kasihNya
Aku berlindung kepadaNya
Dari kedholimanmu
Dari kedengkianmu
Dari kemunafikanmu
Dari tipu dayamu
Dari sumaph serapahmu
Dari caci dan makianmu
Dari buruknya sikapmu
Aku mohon ridho Tuhanku
Aku berharap itu
Semoga
Tuesday, January 27, 2015
KARAKTERMU
Marah adalah karaktemu
Jadi nggak ada yang bisa merubahnya
Marah adalah deritamu
Hiduplah dengan nyaman bersamanya
Marah juga bahagiamu
Maka gengamlah selamanya
Bagiku
Membuatmu marah adalah kepuasanku
Membuatmu marah adalah anugerah bagiku
Membuatmu marah adalah koleksiku
Membuatmu marah jadi ladang kesabaranku
Membuatmu marah adalah bukti kedangkalan cara berfikirmu
Maka
Marahlah dalam setiap hirupan nafasmu
Marahlah dalam setiap pijakan kakimu
Marahlah dalam setiap ucapan bibirmu
Marahlah dalam setiap tatapan matamu
Marahlah dalam setiap detik waktumu
Lihatlah
Kemarahanmu karunia untukku
Kemarahanmu kanikmatan hidupku
Kemarahanmu jendela dunia derajatku
Kemarahanmu pelajaran berharga masa depanku
Kemarahanmu ukir sejarah masa kiniku
Semoga
Dengan kemarahanmu kau terima kiriman do'aku
Dengan kemarahanmu kau uji detak jantungmu
Dengan kemarahanmu kau taburkan kebencian disekitarmu
Dengan kemaranmu jadikan inspirasi tulisanku
Dengan kemarahanmu lecutkan semangat juangku
Dengan kemarahanmu kubuktikan sukses di depanmu
Pasti
Kau rapuh karena marahmu
Kau sakit karena egomu
Kau kerdil karena kebodohanmu
Kau jatuh karena kelicikanmu
Kau hancur karena sikapmu
Kau tersungkur karena dendammu
Sekarang
Hiduplah dengan kemarahanmu
Hiduplah dengan kedengkianmu
Hiduplah dengan kebencianmu
Hiduplah dengan sakitmu
Hiduplah dengan sifat burukmu
Hiduplah dengan egomu
Karena
Kamu tolak kasihNya
Kamu tutup hidayahNya
Kamu tampik bimbinganNya
Kamu buang ridhoNya
Kamu tendang inayahNya
Kamu
Lebih memilih berkubang dalam kegelapan
Bersama nyanyian setan
Na'udubillahhimindalik
Jadi nggak ada yang bisa merubahnya
Marah adalah deritamu
Hiduplah dengan nyaman bersamanya
Marah juga bahagiamu
Maka gengamlah selamanya
Bagiku
Membuatmu marah adalah kepuasanku
Membuatmu marah adalah anugerah bagiku
Membuatmu marah adalah koleksiku
Membuatmu marah jadi ladang kesabaranku
Membuatmu marah adalah bukti kedangkalan cara berfikirmu
Maka
Marahlah dalam setiap hirupan nafasmu
Marahlah dalam setiap pijakan kakimu
Marahlah dalam setiap ucapan bibirmu
Marahlah dalam setiap tatapan matamu
Marahlah dalam setiap detik waktumu
Lihatlah
Kemarahanmu karunia untukku
Kemarahanmu kanikmatan hidupku
Kemarahanmu jendela dunia derajatku
Kemarahanmu pelajaran berharga masa depanku
Kemarahanmu ukir sejarah masa kiniku
Semoga
Dengan kemarahanmu kau terima kiriman do'aku
Dengan kemarahanmu kau uji detak jantungmu
Dengan kemarahanmu kau taburkan kebencian disekitarmu
Dengan kemaranmu jadikan inspirasi tulisanku
Dengan kemarahanmu lecutkan semangat juangku
Dengan kemarahanmu kubuktikan sukses di depanmu
Pasti
Kau rapuh karena marahmu
Kau sakit karena egomu
Kau kerdil karena kebodohanmu
Kau jatuh karena kelicikanmu
Kau hancur karena sikapmu
Kau tersungkur karena dendammu
Sekarang
Hiduplah dengan kemarahanmu
Hiduplah dengan kedengkianmu
Hiduplah dengan kebencianmu
Hiduplah dengan sakitmu
Hiduplah dengan sifat burukmu
Hiduplah dengan egomu
Karena
Kamu tolak kasihNya
Kamu tutup hidayahNya
Kamu tampik bimbinganNya
Kamu buang ridhoNya
Kamu tendang inayahNya
Kamu
Lebih memilih berkubang dalam kegelapan
Bersama nyanyian setan
Na'udubillahhimindalik
Friday, January 23, 2015
Pujangga
Pujangga
Bagimu .....
Tiada hari tanpa ilusi
Karena Daun yang jatuh saja bisa jadi puisi
Sungai kering sumber inspirasi
Ranting patah hadirkan kreasi
Rintik gerimis lahirkan inovasi
Bagimu ...
Hidup adalah rangkaian mimpi
Jalan terjal berliku temani seribu hati
Awan hitam
Embun pagi
Mentari senja
Lengkung pelangi
Untaian keindahan yang kau syukuri
Pujangga
Aku ingin sepertimu
Sikapi hidup dengan bijakmu
Jalani hari-hari dengan anggunmu
Meraih esok lewat tarian jemarimu
Tantang seringai musuh2mu lewat tatapan lembut matamu
Pujangga
Tegar adalah pijakanmu
Tabah titian hidupmu
Derita ladang kesabaranmu
Cacian anugerah bagimu
Celaan cambuk untukmu
Pengorbanan kebanggaanmu
Kesempitan
Kesulitan
Sedih
Gembira
Marah
Tiada beda bagimu
Semua ciptakan keindahan
Karena hidup adalah pilihan
Dan
Kau jatuhkan pilihanmu
Pada persembahan yang hakiki
Semata buat sang Ilahi
Bagimu .....
Tiada hari tanpa ilusi
Karena Daun yang jatuh saja bisa jadi puisi
Sungai kering sumber inspirasi
Ranting patah hadirkan kreasi
Rintik gerimis lahirkan inovasi
Bagimu ...
Hidup adalah rangkaian mimpi
Jalan terjal berliku temani seribu hati
Awan hitam
Embun pagi
Mentari senja
Lengkung pelangi
Untaian keindahan yang kau syukuri
Pujangga
Aku ingin sepertimu
Sikapi hidup dengan bijakmu
Jalani hari-hari dengan anggunmu
Meraih esok lewat tarian jemarimu
Tantang seringai musuh2mu lewat tatapan lembut matamu
Pujangga
Tegar adalah pijakanmu
Tabah titian hidupmu
Derita ladang kesabaranmu
Cacian anugerah bagimu
Celaan cambuk untukmu
Pengorbanan kebanggaanmu
Kesempitan
Kesulitan
Sedih
Gembira
Marah
Tiada beda bagimu
Semua ciptakan keindahan
Karena hidup adalah pilihan
Dan
Kau jatuhkan pilihanmu
Pada persembahan yang hakiki
Semata buat sang Ilahi
Subscribe to:
Posts (Atom)